Inovasi Digital SMP Negeri 1 Pancur Raih Penghargaan di KRENOVA 2026 Rembang
SMP Negeri 1 Pancur kembali menunjukkan kreativitas dan inovasi di bidang pendidikan melalui ajang KRENOVA 2026 Kabupaten Rembang.
Dalam kegiatan tersebut, siswa dan guru menghadirkan beberapa inovasi digital yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.

Pada kategori pelajar, tim yang terdiri atas Puput Andraeni, Dwinda Joan Putri, dan Nuria Fatmawati Galuh Irwana berhasil meraih Harapan 2 melalui inovasi SiDIPSI (Sistem Informasi Kedisiplinan Siswa). Tim tersebut dibimbing oleh Muhammad Zacky Mubarok dan Putri Winuryanti.
SiDIPSI merupakan aplikasi yang dirancang untuk membantu sekolah dalam memantau dan mengelola kedisiplinan siswa secara lebih terstruktur dan mudah dipantau.
Kategori pelajar pada ajang KRENOVA tahun ini mempertemukan peserta jenjang SMP dan SMA dalam satu kategori penilaian. Meski bersaing dengan berbagai peserta dan perbedaan jenjang dari sekolah lain di Kabupaten Rembang, tim SMP Negeri 1 Pancur mampu menunjukkan inovasi yang kompetitif hingga berhasil meraih penghargaan tingkat kabupaten.
Selain kategori pelajar, prestasi juga diraih pada kategori umum. Tim yang terdiri atas Muhammad Zacky Mubarok, Putri Winuryanti, dan Heny Triwahyuni berhasil meraih Juara 2 melalui inovasi AKSARA (Aplikasi Kendali Sekolah dan Administrasi Siswa).
AKSARA dikembangkan sebagai aplikasi penunjang administrasi sekolah untuk membantu pengelolaan data dan layanan sekolah secara lebih efektif dan efisien.
Inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya SMP Negeri 1 Pancur sebagai sekolah Adiwiyata Nasional dalam mendukung sistem kerja yang lebih ramah lingkungan dan menuju konsep paperless di lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, siswa SMP Negeri 1 Pancur juga mengembangkan inovasi lain bernama ETI-CHAT, media edukasi mengenai etika menghubungi guru melalui pesan digital.
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Ghisela Roudhotul H, Alya Hanun, dan Febby Nurfadilla sebagai upaya membangun komunikasi yang lebih santun dan bijak di era digital.
Muhammad Zacky Mubarok selaku pembimbing menyampaikan bahwa inovasi yang dikembangkan berangkat dari kebutuhan nyata di sekolah dan saat ini sebagian telah digunakan dalam kegiatan sekolah sehari-hari.
“Harapannya, inovasi yang dikembangkan dapat terus digunakan dan dikembangkan agar semakin bermanfaat bagi sekolah dan dunia pendidikan,” ujarnya.
Prestasi dan inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa dan guru untuk terus belajar, berkembang, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi lingkungan pendidikan.
Artikel ini juga tayang pada lingkar.news (https://lingkar.news/jateng/inovasi-digital-smpn-1-pancur-krenova-2026/)